Hobi Rumahan Yang Mendunia

Siapa yang menyangka, dari hobi nya mengoleksi dan mengutak atik boneka kesayangan, menjadikan Bunda Yuni memiliki usaha souvenir boneka yang mendunia dan memiliki  8 orang karyawan.

boneka-pakaian-adat (1)

Adalah Yuniari DP, perempuan yang akrab dipanggil Bunda Yuni, pemilik Bunda Collection, sebuah UKM yang memproduksi souvenir boneka pakaian adat nusantara dan mancanegara serta miniatur rumah adat. Berawal dari hobinya mengoleksi dan mengutak atik boneka saat muda, Bunda Yuni di tahun 2010 mencoba memproduksi boneka yang pakaiannya menggunakan replika pakaian adat yang disematkan di tubuh boneka tersebut. Mula-mula Bunda Yuni memproduksi boneka pakaian adat Jawa Timur, karena memang lebih paham detil pakaian adat dari daerah dimana Bunda Yuni berasal. Iseng- iseng ditawarkan ke sebuah galeri batik, dan diluar dugaan, mendapatkan pesanan yang lumayan banyak. Dari sinilah usaha Bunda Yuni mulai berkembang hingga memiliki 8 orang karyawan seperti saat ini.

Walaupun sudah memiliki karyawan, Pemilik Bunda Collection ini juga masih mengandalkan ketrampilan tangannya untuk menggarap produknya sendiri. "Saya selalu usahakan sama dengan pakem adatnya dan proses finishing selalu saya kerjakan sendiri," katanya

Yuniari memilih dan membeli bahan baku sendiri yang diperolehnya dari Jakarta. Meski begitu, perempuan yang lebih akrab disapa Bunda Yuni ini sangat detil menggarap penampilan bonekanya. Boneka Pakaian Adat yang diproduksinya saat ini sudah merambah 34 Propinsi di Indonesia dan bahkan ada pesanan khusus dari Mancanegara seperti Rusia, dan negara-negara Eropa.

Untuk harga, Bunda Yuni mematok mulai harga Rp 100.000 sampai Rp 300.000 per pasang. Konsumennya tidak hanya datang dari perseorangan / wisatawan nusantara tapi juga banyak dari toko ritel seperti Sarinah, Mirota, dan lain-lain. Bahkan wisatawan mancanegara juga sudah mulai mengenal Boneka Bunda Yuni ini. Bunda Yuni juga sering diminta oleh pemerintah untuk membuat boneka saat dibukanya KBRI baru di suatu negara.

Selain itu, sekolah-sekolah anak usia dini hingga senior pun tidak sedikit yang minta untuk dibuatkan boneka adat sebagai bahan pembelajaran siswa. Dengan boneka  proses belajar mengajar akan terlihat  lebih menarik serta tidak membosankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *